Tips mengenali telur yang masih segar

Sunday, November 4, 2012

Telur merupakan bahan makanan yang paling sering kita simpan, karena termasuk bahan makanan yang sering digunakan dan mudah diolah. Namun, seringkali kita terlupa untuk menuliskan tanggal pembelian telur dan mengingat tanggal kadaluarsanya. Telur dapat mempertahankan kualitas primanya dalam kurun waktu seminggu. Pada dasarnya, telur dapat disimpan selama tiga sampai empat minggu. Dengan catatan semakin lama disimpan, kualitas telur akan semakin menurun.Tapi jangan khawatir, Penyuka Masak. Berikut ini ada tips praktis untuk mengenali apakah telur yang kita simpan, masih layak dikonsumsi atau tidak.
1. Guncangkan telur secara perlahan, lalu perhatikan bunyi yang dihasilkan. Jika terdengar bunyi gemerutuk, berarti telur tersebut tidak terlalu segar. Tanda telur yang segar adalah putih dan kuningnya melekat di dinding telur, sehingga ketika digoyangkan tidak akan berbunyi.
2. Ada cara lain untuk mengetahui kelayakan telur, yaitu dengan mencelupkannya ke dalam wadah berisi air. Bila telur tenggelam, maka telur tersebut masih segar. Tapi, jika mengapung maka telur tersebut sudah tidak layak konsumsi.
3. Jika telur yang masih segar dipecahkan di atas wajan, maka bagian putihnya akan menempel pada kuningnya. Jika putih telur menyebar dari kuningnya, bisa dipastikan bahwa telur sudah tidak segar lagi.
4. Kuning telur yang segar warnanya kuning tua cerah, sedangkan telur yang sudah lama disimpan, kuning telurnya akan memucat. Namun, tips yang satu ini tidak selalu bisa diandalkan karena jenis pakan ayam sangat mempengaruhi warna kuning telur.
5. Perhatikan juga ruang udara. Telur segar memiliki ruang udara yang lebih kecil di sebelah kanan dalam. Selain itu, kuning telurnya tidak cacat, bersih, dan tidak terdapat pembuluh darah dan bercak daging atau bercak darah. Putih telurnya pun segar dan tebal di ikat oleh chalaza (pintalan tali berwarna keputihan).Semoga tips ini dapat mempermudah Penyuka Masak untuk selalu menghidangkan menu terbaik untuk keluarga. Bahan makanan seperti telur yang mudah didapat pun, sangat bergizi dan dapat diolah menjadi hidangan yang menggugah selera


Kerja Otak Melambat Saat Bertemu Orang Menyebalkan

Saturday, October 13, 2012

Merasa sebal kepada orang lain mungkin hal biasa bagi Anda. Namun tahukan Anda bahwa hal itu ternyata berpengaruh terhadap kerja otak Anda? Penelitian membuktikan berada di sekitar orang yang menyebalkan dapat memperlambat kerja otak.Penelitian tim dari University of Southern California menunjukkan bahwa perasaan yang Anda miliki kepada orang lain akan berdampak pada proses kerja otak. Saat melihat orang lain bersikap, akan muncul efek ‘mirroring’. Efek ini membuat bagian otak yang bertanggung jawab atas motorik Anda diaktifkan. Saat berada di sekitar orang yang tidak Anda sukai, proses tersebut bisa jadi salah dan lambat. Hal inilah yang menyebabkan Anda jadi salah tingkah dan justru memicu konflik.Peneliti melakukan eksperimen dengan membagi partisipan menjadi dua kelompok, kelompok menyebalkan dan kelompok yang berpikiran lebih terbuka serta menyenangkan. Ketika salah seorang partisipan diminta berinteraksi pada kedua kelompok tersebut, efek mirroring menunjukkan pola yang berbeda.“Bahkan sesuatu yang mendasar seperti bagaimana kita memproses rangsangan visual gerakan dimodulasi oleh faktor sosial, seperti hubungan interpersonal dan keanggotaan kelompok sosial,” ungkap Mona Sobhani, salah seorang peneliti.Hasil penelitian ini dianggap dapat menjadi dukungan penting bahwa faktor sosial memang sangat mempengaruhi proses persepsi seseorang. Jadi, jika Anda bertemu dengan seseorang yang tidak Anda sukai, jauh lebih baik untuk segera menyelesaikan masalah atau menghindar sementara waktu.